Selamat Datang......
Di blog Aksi Sekolah Bebas Narkoba
oleh SMPN 1 Taman

Kamis, 28 Mei 2015

Kedatangan Tim Penilai Dari BNN

Selamat pagi !!
 
 Sumber : Dok. Seksi Sosmed SMPN 1 Taman


Hari ini tepat pada hari Kamis, 28 Mei 2015, Sekolah kita SMPN 1 Taman kedatangan tim penilai dari BNN. Kedatangan tim ini disambut baik oleh Kepala sekolah, Guru-guru, Staf, dan Siswa-siswi SMPN 1 Taman. Hal ini dibuktikan dengan penyambutan yang hangat, dan meneriakkan yel-yel mereka...

Semangat Pagi !!!


 Sumber : Dok. Seksi Sosmed SMPN 1 Taman


Penyambutan Tim Penilai dengan Yel-yel
dari siswa-siswi SMPN 1 Taman


                                                             Sumber : Dok. Seksi Sosmed SMPN 1 Taman

Selasa, 19 Mei 2015

Warga SMPN 1 TAMAN antusias galang Aksi Bebas Narkoba

Selasa, 19 Mei 2015
Seluruh siswa dan siswi SMPN 1 TAMAN kelas 7 & 8 berkumpul di Aula SMPN 1 TAMAN untuk mempersiapkan lomba yel - yel anti narkoba. Siswa dan siswi SMPN 1 TAMAN sangat antusias mengikuti acara tersebut. Dengan penuh semangat mereka menyanyikan yel - yel anti narkoba sambil bertepuk tangan. Mereka berlatih mempersiapkan lomba yel - yel anti narkoba dengan dipandu oleh Ibu Sulismartha Sayekti. Ibu Sulismartha pun memimpin  para siswa dan siswi SMPN 1 TAMAN untuk menyorakkan jargon anti narkoba yaitu "Narkoba..!! No!, Prestasi..!! Yes, SMPN 1 TAMAN..!! Jaya..jaya..jaya..ja..ya.." begitu lah sekira nya jargon yang telah mereka sorakkan. Kami semua siswa dan siswi SMPN 1 TAMAN yakin bahwa sekolah kita akan sukses menjadi Sekolah Bebas Narkoba.

sumber foto: https://m.ask.fm/smpn1taman/answers/127107513945/photo

sumber foto: dokumen (vita)

Fakta Fakta Narkoba di Indonesia

Fakta-fakta tentang Narkoba di Indonesia






  1. Narkoba di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Padahal, hukuman mati bagi bandar narkoba sudah dilakukan
  2. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Anang Iskandar mengungkapkan, hampir 4 juta penduduk Indonesia memakai narkoba.
  3. Angka tersebut sangat memprihatinkan. Pak Jokowi berkali-kali menegaskan bandar narkoba harus dihukum seberat-beratnya.
  4. Maka dari itu, jika negara lain protes eksekusi mati bandar narkoba, Jokowi cuek saja karena mereka harus menghormati hukum di Indonesia
  5. Setiap hari, 30-50 orang Indonesia meninggal karena narkoba
  6. 50 persen yang ada di penjara itu masalah narkoba. Maka dapat ditarik kesimpulan Indonesia darurat narkoba.
  7. Harta bandar narkoba akan disita oleh negara negara
  8. Pemberantasan yang dilakukan oleh pihak berwajib tidak melihat posisi tersangka. Pihak berwajib akan menguras habis harta mereka untuk memberikan efek jera
  9. Hartanya bandar di rampas, berdasarkan UU narkotika dan Tindak Pidana Pencucian Uang.
  10. Tahun ini (2015), 100 ribu pemakai narkoba direhabilitasi
  11. Badan Narkotika Nasional (BNN) akan menekankan rehabilitasi dibandingkan penjeratan pidana kepada pengguna narkoba.
  12. Tahun lalu(2014), programnya 2.000 pengguna kami rehabilitasi. Tahun ini(2015), programnya 100 ribu orang akan direhabilitasi oleh BNN
“Jangan salahkan narkoba. Karena barang itu ada, ketika empati manusia tidak ada. Siapa lebih dulu masuk, narkoba atau empati” 
― Alberthiene Endah